Komitmen Astra dalam Menjalankan Catur Dharma

Siapa sih yang tidak tahu tentang Astra. Perusahaan yang berdiri sejak 1957 ini memang banyak dikenal di masyarakat dari produk-produknya dan yang paling terkenal adalah produk otomotifnya. Sudah tidak aneh lagi jika banyak orang yang tahu mengenai Astra ini. Namun, sangat sedikit sekali orang yang tahu sepak terjang Astra di bidang lainnya, seperti turut membangun Indonesia di berbagai bidang, yaitu: pendidikan, pelayanan, dan pembangunan.

Di dalam tubuh Astra sendiri ada yang namanya Catur Dharma. Catur Dharma ini adalah filosofi yang terus menerus dipegang oleh semua pihak Astra dalam melayani masyarakat. Apa saja sih poin-poin Catur Dharma tersebut? Berikut ini adalah poin-poin yang terdapat di dalam filosofi Catur Dharma Astra.

Yang pertama, Astra menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Kedua, memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan. Ketiga, menghargai individu dan membina kerja sama. Dan yang terakhir adalah senantiasa berusaha mencapai yang terbaik.

Pada poin pertama Catur Dharma, Astra mewujudkannya dengan banyak berkontribusi bagi pendidikan dan mencerdaskan anak bangsa. Salah satu produk yang dikenal oleh banyak masyarakat adalah Rumah Pintar. Program Rumah Pintar ini sasarannya adalah anak usia dini, remaja, hingga yang lanjut usia. Rumah Pintar ini memberikan banyak fasilitas dan sarana untuk belajar bagi masyarakat. Biaya yang dikeluarkan untuk program ini, Astra merogoh kocek hingga 20 Milyar rupiah.

Selain Rumah Pintar, Astra juga memberikan pendidikan untuk daerah prasejahtera, pemberian beasiswa dan bantuan fasilitas pendidikan, serta mendirikan Yayasan Astra Bina Ilmu untuk pembiayaan pendidikan dan riset di bidang ilmu pengetahuan.

Tak hanya itu, di bidang kesehatan pun Astra juga banyak melakukan perubahan. Astra membuat Mobil Kesehatan Astra (MOKESA) yang berfungsi untuk memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat. Selain itu, Astra juga membuat pembinaan Posyandu di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Selain itu, Astra juga mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam menjadi generasi sehat Indonesia.

Dalam bidang UMKM, Astra pun juga turut memberikan pembiayaan demi berkembangkan usaha kecil yang digagas oleh masyarakat. Ini tidak lain demi mewujudkan komitmen Astra terhadap Catur Dharma yang sudah dipegang puluhan tahun dan menjadi filosofi perusahaan Astra.

Dengan semangat Catur Dharma, Astra pun juga mengajak banyak masyarakat khususnya yang suka menulis untuk berkontribusi dalam Inspirasi 60 Tahun Astra demi menginspirasi masyarakat banyak untuk berbuat lebih dan bermanfaat bagi negeri kita tercinta Indonesia ini.

Advertisements

Bagusnya Pelayanan Kesehatan di Makassar Bukan Isapan Jempol Belaka

Bagi orang yang tidak tahu bagaimana pemerintah Makassar berjuang serius memperbaiki pelayanan kesehatan di kotanya, akan menganggap bahwa bagusnya pelayanan kesehatan di Makassar hanyalah isapan jempol belaka. Namun, jika kamu beranggapan seperti itu berarti kamu belum tahu apa saja program unggulan pemerintah kota Makassar dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan.

Pemerintah kota Makassar selama 3 tahun ini telah menjalankan program home care Dottorota dan menyabet banyak penghargaan dari pemerintah pusat. Selain program home care Dottorota ini, Makassar juga punya pelayanan telemedicine yang memungkinkan untuk melayani masyarakat di pulau terpencil atau daerah yang susah mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak. Tentu ini tidak mudah, banyak pihak yang ikut serta dalam proyek layanan kesehatan ini.

Tak berhenti di sana, pemerintah kota Makassar juga mengajak masyarakat sekitar untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungannya. Serta turut andil dalam membuat apotik hidup sendiri di lorong rumah masing-masing dengan menanam banyak tanaman obat, sayur, buah, dan tanaman bermanfaat lainnya. Program ini dikenal dengan Lorong Sehat.

Dengan banyaknya pelayanan kesehatan yang ditingkatkan di Makassar, maka sangat layak jika kota Makassar ini menjadi percontohan pelayanan kesehatan yang unggul bagi kota-kota lainnya di Indonesia. Dengan adanya pioner dalam layanan kesehatan publik ini, maka untuk meratakan layanan kesehatan di Indonesia bukanlah hal yang tidak mungkin. Hanya saja memang butuh kerja sama dan perjuangan banyak pihak. Sebagai rakyat biasa, maka hal yang bisa kita lakukan adalah turut mendukung program pemerintah kota Makassar dan turut menjadi corong-corong informasi ke khalayak lainnya agar tahu apa saja yang telah pemerintah lakukan untuk masyarakatnya.

Tak berhenti di sana, kamu juga dapat turut serta dalam program Inspirasi 60 Tahun Astra untuk mendukung kota Makassar. Caranya bisa dengan kamu mengikuti lomba menulis artikel mengenai apa saja yang telah dilakukan pemerintah kota Makassar dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang unggul. Semakin banyak masyarakat yang menyebarkan berita baik mengenai layanan kesehatan di Makassar, maka secara tidak langsung kamu juga ikut menggugah kota lainnya untuk meniru Makassar.

Mencoba Aplikasi WordPress.com di Mac OS

Sudah lama sekali saya meninggalkan blog ini. Blog ini adalah blog kedua saya saat awal kali ngeblog. Rasanya sih senang bisa nulis lagi di blog ini. Tidak terasa yah, ternyata saya sudah ngeblog selama 6 tahun. Blog ini juga berumur 6 tahun. Bahkan, hampir mendekati 7 tahun.

Ternyata aplikasi WordPress.com desktop ini keren juga. Tapi sekilas hampir sama dengan yang ada di smartphone.

ngeblog1

Tampilan Editor Post

ngeblog2

Tampilan Preview

Intinya, aplikasi desktop-nya mantap jaya lah 😉

Jilbab dan Gamis Lucu untuk Balita

Sudah lama saya tidak menulis di blog ini. Saya kangen juga dengan blog ini. Secara, blog ini adalah blog kedua saya saat pertama kali saya belajar ngeblog. Blog ini saya buat saat saya masih menunggu pengumuman lolos masuk PTN. Tak terasa, sekarang saya sudah menikah dan sudah mempunyai satu momongan.

Berbicara mengenai momongan, sangat erat kaitannya dengan kebutuhan bayi, entah itu berupa pakaian maupun peralatan bayi lainnya. Tahu sendiri kan, bayi itu peralatannya mahal-mahal, karena emang harus diberikan yang terbaik. Saya pun kadang harus rela mengalah demi anak saya. Rasanya puas banget kalo liat anak saya tampil lucu mengenaikan baju tertentu.

Aisyah, itulah nama depan anak saya. Aisyah waktu belum bisa jalan, istri saya sangat gemes pengen pakein baju gamis dan jilbab. Eyangnya pun begitu. Sampe-sampe dibela-belain dibeliin kerudung saat eyangnya pergi jalan-jalan di hari Minggu di GOR Purwokerto.

Apalagi, Aisyah sekarang sudah mulai bisa berjalan. Meski masih harus dituntun satu tangan tapi sebenarnya dia sudah bisa jalan sendiri. Hanya saja seperti masih belum berani melangkah sendiri. Beberapa kali dia bisa berjalan sendiri tanpa dibantu. Berhubung Aisyah sudah mulai berjalan, saya merasa Aisyah sudah bisa dipakaikan jilbab. Karena aktifitasnya sudah gak sebatas tiduran saja. Jadi gak kasian kalau misalkan keluar rumah pakai jilbab. Meski memang gak dipaksakan, hanya saja sebisa mungkin kalau pergi ngaji pakai. Kalau sekedar pergi main ke depan masih gak apa untuk gak pakai.

Seenggaknya sejauh ini Aisyah mau-mau saja untuk pakai jilbab. Memang sih awalnya gak mau. Tapi setelah dia sering lihat orang disekelilingnya pakai jilbab akhirnya dia jadi ikutan. Saya senang melihat Aisyah pakai jilbab karena terlihat lebih lucu. Apalagi rambut dia tipis banget kayak rambut jagung. Jadi kalau keluar gak pakai jilbab keliatan kayak anak laki-laki.

Aisyah memang belum punya banyak jilbab. Baru punya satu, itu pun jarang sekali dipakai. Niatnya memang ingin beli lagi. Sempat eyangnya beliin satu set gamis dan jilbabnya. Ternyata pas banget dipakai Aisyah meski agak kebesaran jilbabnya. Hanya saja saya kurang sreg dengan bahannya. Karena bahan bajunya itu denim. Pengennya sih yang berbahan spandek atau jersy. Karena bahan ini lentur dan gak panas.

Ternyata nyari baju gamis yang satu set dengan jilbabnya agak sulit di sini. Pilihannya sedikit, dan kebanyakan bahannya katun. Udah gitu harganya mahal juga. Jadi saya lebih milih untuk beli online saja. Karena gak butuh waktu buat muter-muter toko. Gak apalah bayar ongkir dari pada cape muter-muter toko.

Dan memang yah belanja di toko online itu lebih enak. Baru sebentar buka Shopious saya udah bisa nemuin baju gamis set yang cocok buat Aisyah. Harganya juga lebih murah dari di toko. Kalau dari keterangan bahannya pas banget dengan yang saya cari. Modelnya pun cocok untuk anak kecil.

Shopious Gamis Anak

Istri saya juga ngiler dengan model setelan jilbab dan gamis untuk anak-anak. Maklum lah kaum emak emang ga bisa nahan makein anaknya sesuatu yang bikin anaknya jadi imut dan lucu 1000%. Saya sebagai suami biasanya juga ga tahan kalo istri saya bicara kalo dia pengen beli baju buat Aisyah. Biasanya ucapan itu diulang beberapa kali hingga seakan menggaung di telinga saya. Dan akhirnya, saya beli juga, hehe. Daripada kebanyang-bayang sampe tidur.

Entahlah, memang punya anak balita itu menyenangkan dan selalu ada keceriaan yang dimunculkan olehnya setiap hari. Hari ini Aisyah sudah bisa jalan sendiri tanpa pegangan sejauh satu meter. Mungkin minggu depan, dia sudah bisa jalan lima meter. Seneng juga sih liat Aisyah bisa jalan, tapi kedepannya harus lebih mawas buat jagain Aisyah karena dia bisa ngambil apa aja.